Kamis, 23 April 2009
Hari itu aku dan dua temanku pergi ke Bandung untuk menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Kimia Unpar. Tema seminarnya adalah "Biomass Utilization For Alternative Energy And Chemicals". Hmm ... kebetulan makalah kami bertiga diterima dan harus dipresentasikan pada seminar itu. Makalahnya berjudul "Pengaruh Penambahan Bioetanol Terhadap Sifat Fisika Kimia Bensin RON 88". Penelitian itu kami lakukan tahun 2008 yang lalu dan temanku yang jadi koordinatornya.
Ini makalah kami yang diterbitkan pada proceeding seminar kemarin (ada pada halaman 129), tapi nama-nama penulis dan alamatnya aku tutup ya :DRasanya senang sekali melihat hasil karya kami terbit dalam sebuah proceeding. Ingatanku kembali ke akhir tahun (November - Desember) 2007 yang lalu. Saat itu aku mengikuti sebuah Diklat tiga minggu lamanya di daerah Cibinong. Pada salah satu mata diklat, sang pengajar menantang kami (peserta diklat) untuk membuat target-target tulisan yang ingin diterbitkan dalam jangka waktu empat tahun ke depan. Baik itu yang ingin dimuat di jurnal, proceeding, atau bagian dalam buku. Saat itu sebagian dari kami merasa "mengkerut" ditantang seperti itu, karena belum terbayang mengenai penelitian yang akan dilakukan. Sampe akhirnya sang pengajar berujar "Masa mimpi saja tidak berani?" dan dilanjutkan dengan ucapan, "Jika Saudara tidak bisa mengumpulkan tulisan dalam waktu 4 tahun, itu seperti tikus mati di lumbung padi". Ucapannya benar-benar melecut kami. Yaaa ... masa mimpi saja tidak berani? Kebetulan sekali nih, OST blog ini di bulan April ini adalah The Power of The Dream :D.
Perlahan jalan meretas mimpi itu mulai terbuka. Berbagai penelitian kami lakukan walaupun kadang tersangkut dengan bermacam-macam kendala. Kami berharap semuanya semakin berjalan lancar tahun ini termasuk untuk penelitian baru yang akan kami lakukan. Selain itu tentu saja kami pun menargetkan makalah-makalah kami untuk dikirim dan (berharap) diterbitkan oleh jurnal atau majalah ilmiah terakreditasi.
Bukankah sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain? Semoga dengan dimuatnya makalah kami akan bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan, terutama para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir dan berkaitan dengan energi alternatif. Kami pun berharap penelitian-penelitian yang kami lakukan merupakan salah satu upaya untuk mencari solusi menghadapi krisis energi yang terjadi sekarang ini.
Perlahan jalan meretas mimpi itu mulai terbuka. Berbagai penelitian kami lakukan walaupun kadang tersangkut dengan bermacam-macam kendala. Kami berharap semuanya semakin berjalan lancar tahun ini termasuk untuk penelitian baru yang akan kami lakukan. Selain itu tentu saja kami pun menargetkan makalah-makalah kami untuk dikirim dan (berharap) diterbitkan oleh jurnal atau majalah ilmiah terakreditasi.
Bukankah sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain? Semoga dengan dimuatnya makalah kami akan bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan, terutama para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir dan berkaitan dengan energi alternatif. Kami pun berharap penelitian-penelitian yang kami lakukan merupakan salah satu upaya untuk mencari solusi menghadapi krisis energi yang terjadi sekarang ini.












