USAHA DAPETIN TIKET THOMAS-UBER



Ini

tiketnya.













Ini denah Istora.









11 Mei, Hari dimulainya pertandingan piala Thomas – Uber di Istora Senayan. Aku, Catur, Mike datang ke Senayan sekitar pukul 14.00. Kami berniat nonton piala Thomas jam 6 sore. Uuuuh ternyata di depan Istora crowded banget, ada yang antri, ada yang bergerombol di depan pager yang dijaga polisi, aah pokoknya tuh orang banyak banget. Akhirnya kami bertiga berkeliling Istora dan bisa masuk ke dalam kompleknya. Ternyata di sana pun orang-orang sudah pada berkumpul di depan tiket masuk. Mereka berteriak-teriak menanyakan kejelasan tiket. Sementara di sekitar Istora sendiri tidak ada perwakilan panitia yang datang menjelaskan, bahkan information centre pun tidak tersedia.

Akhirnya kami menelepon BRI, ternyata tiket VIP bisa dibeli BRI. Kami pun memutuskan pulang karena sudah tidak memungkinkan mendapatkan tiket untuk pertandingan hari itu.

Esok harinya, Senin 12 Mei, pulang kantor sekitar pukul 4 sore, aku dan Catur menuju Card Centre BRI 1 di Sudirman. Eeeh ternyata tiketnya sudah terjual habis sampai pertandingan final nanti. Hrrrggghh…bete banget. Kami akhirnya ke Istora lagi karena penasaran. Dan seperti hari kemarin, di Istora sama sekali tidak ada information centre. Parah banget deh panitia penyelenggaranya.

Hari rabu pagi, Catur ngabarin dia liat berita di SCTV kalo tempat penjualan tiket ditambah di tiga tempat yaitu Bu Dibyo, PBSI, dan Susi’s Sport Kelapa Gading. Begitu tempat penjualan tiket ditambah di tiga tempat itu. juga setelah dilihat di detik, memang. Akhirnya sore harinya kami pergi ke PBSI. Eeeh ternyata di PBSI gak ada orang sama sekali dan di pintunya tertulis “TIDAK JUAL TIKET”. PBSI payah banget. Hrrrgggh lagi-lagi bete. Akhirnya kami ke Istora lagi, di sana masih banyak juga orang. Hari itu perempa final, jadi di sekitar Istora sudah dipasang layar raksasa. Banyak sekali orang nonton. Kami hanya nonton pertandingan pertama. Setelah itu pulang.

Kamis 15 Mei, jam 6.30 kami pergi dari kost ke Istora buat antri tiket. Ternyata sudah banyak orang antri. Jam 9 orang antri semakin banyak tapi tuh loket belum buka juga. Jam 10 orang-orang sudah mulai habis kesabarannya, sudah mulai teriak-teriak (tapi gak rusuh lho). Akhirnya setelah antri berjam-jam, tuh loket buka juga jam 11. Alhamdulillah dapet juga tiket pertandingan Semifinal Uber Cup, setelah usaha berhari-hari dan antri berjam-jam. Hahaha…berlebihan banget nih.


Bandung, 17 Mei 2008.



No comments:

Post a Comment

Please, leave your comment here. Don't forget to put your name ... Anonymous is not recommended. Thanks :)